trampolin ternyata tidak sekadar melompat bebas.

Layaknya olahraga lain, tersedia beraneka ketentuan dan teknik yang harus dikuasai. Berikut ini sebagian ketentuan dan teknik tersebut.

trampolin
  1. Pemanasan Head Coach Houbii Sport Academy (HSA), Lulu Manurung, menyebutkan tiap peserta yang akan bermain bersama trampolin harus lakukan pemanasan yang cukup. “Karena kita bermain bersama pantulan yang memantulkan badan ke atas dan menerima beban turun. Jadi, kecuali tidak kuat dan tidak siap ototnya, banyak cedera yang kemungkinan terjadi.
  2. Mendarat dan melompat Pemula yang ingin mencoba berlompat di trampolin harus menguasai dua dasar, yakni mendarat dan melompat. Mendaratnya tersedia tiga cara, sit drop, back drop, dan front drop. Sementara itu, pada melompat tersedia twist, tuck jump, dan sebagian lain yang harus dikuasai. Cara mendarat yang baik dan benar setelah meloncat ialah berdiri di dalam posisi squat. Tujuan­nya sehingga badan tidak memantul kembali. Posisi tangan ke atas untuk meyakinkan bahwa loncatan di dalam arah tegak lurus. Bila hentakan mengarah sedikit miring, dilengkapi stimulan gravitasi dari pantulan, akan berubah arah pantulannya. Peserta pun akan kehilangan arah loncatan.

Itu kecuali mendarat di tempat trampolin. Kalau mental ke luar, ya, jatuh ke lantai. Maka, tersedia posisi badan khusus kala memantul, ta­ngan tegak lurus ke atas di samping telinga. Baru dia boleh lakukan gerakan bebas (freestyle).

  1. Aturan kuantitas orang Houbii Urban Adventure Park menganut 4 golden rules for trampoline pada arenanya. Pertama, peralatan harus memadai. Kedua, satu kotak trampolin 3 meter x 5 meter cuma boleh diisi satu orang. Tidak boleh tersedia dua orang di dalam satu kotak papan pegas untuk hindari bounce back.
  2. Aturan pertandingan Dalam pertandingan internasional senam trampolin, setidaknya tersedia tiga indikator penentu nilai. Pertama, penilaian berdasarkan ketinggian, yakni semakin tinggi pantulannya, waktunya semakin lama. “Ada timer. Kalau semakin lama, jarak antara naik dan turunnya semakin lebar. Bila di dalam 10 gerakan mampu setidaknya 15 detik, artinya pantul­an dia lebih tinggi dari anak yang melompat 10 gerakan di dalam 10 detik. Dalam 1 loncatan mampu lebih kurang selama 1,5 detik. Itu tinggi pantulannya mampu hingga 4-5 meter,” memahami Lulu. Penilaian kedua tersedia pada ketepatan obyek pijakan bersifat kotak merah di tengah papan pegas. Lompatan seseorang harus fokus di tengah. Bila dia memantul dan mendarat di titik tengah, artinya tekniknya benar. “Kalau dia lari dari garis, potongan nilai,” kata Lulu. Ketiga, segi kesulitan. Orang yang mampu memantul satu kali salto nilainya lebih rendah dari mereka yang mampu dua kali salto.
Bisnis